Wanita Bercerita…

Saya adalah wanita dengan seribu cerita, seribu tangis, seribu canda, seribu muslihat, seribu kata dan tulisan. Jadi saya hanya akan bercerita dalam tulisan dan kalian cukup membaca apa yang saya tulis, dengan gaya kalian sesuka hati kalian.

Wanita dan gengsi
Ini adalah cerita seorang wanita muda. Berparas cantik, hitam manis dan ceria. Bekerja pada salah satu perusahaan swasta ternama di ibukota. Sosok yang menyenangkan dan ramah pada semua orang bahkan pada orang yang tidak dia kenal sekalipun.
Menjelang 30 tahun, sepertinya membuat dirinya tidak nyaman dengan status yang masih ‘single’. Mulai dihantui kecemasan akan batas waktu yang sudah ditentukan oleh dirinya sendiri. Mulai khawatir dan perduli dengan omongan orang lain mengenai gengsinya akan pilihan pria tepat untuk menjadi pasangan hidupnya..

Lalu saya pun berfikir, sangat wajar kami para wanita memilih siapa yang pantas mencintai kami, kerena yang pantas itu adalah mereka yang akan kami layani sepenuh hati kami tanpa terkecuali dan tanpa kompromi…
Untuk para priaku….menjadilah pantas untuk kami ya…. ☺

Wanita dan Karier
Sebuah cuplikan dialog dari pasangan yang merencanakan kehidupan rumah tangganya kelak.
Wanita: “ Kalau kita menikah, saya ingin tetap bekerja….”
Pria: “ Beri saya alasan logis, kenapa kamu harus tetap bekerja?”
Wanita: “ Sebelum saya jawab, saya mau tanya dulu sama kamu. Kamu keberatan kalau saya tetap bekerja?”
Pria: “ Tidak, selama kamu bisa memberi alasan yang logis kepada saya..”
Wanita: “ Ok…kalau begitu saya tetap bekerja, dan kamu akan dapat alasan logis tanpa saya harus berucap…”

Lalu saya pun berfikir, ada yang salah dengan wanita menikah yang berkarir, siapa yang akan bertanggung jawab akan kestabilan jiwa kami, jika kami harus 24 jam berada dirumah dengan urusan yang sama setiap harinya. Tidak bersosialisasi, tidak mengembangkan diri, tidak imajinatif, tidak juga berkreasi, dan terpasung cakrawalanya. Itulah kenapa banyak ibu rumah tangga yang tidak bekerja, yang seringkali mendidik anaknya dengan cara menyakiti, mencubit, memukul, membentak, memaki dan itu hanya dilakukan oleh wanita yang kestabilan jiwanya lemah.
Hey…Pria, tega melihat anak kalian disakiti oleh ibunya sendiri. Saya yakin kalian tidak tega…

Wanita dan Cermin
Teriakan kami para wanita ketika setiap kali bercermin..

“Aduuuuuhhhhhh, ini jerawat muncul lagi…sebel banget sihhh”

Atau

“Ya ampun perasaan gendut banget sih…”

Atau

“Haduh ini gk cocok deh warna bajunya kurang terang di muka aku…”

Atau

“Kenapa gelap banget sih muka aku,,,,ganti dokter kulit ah..”

Lalu saya pun berfikir, ini bukan pembelaan, tapi ya itulah wanita dengan segala ketakutannya akan penampilan, akan penilaian orang terhadap kami, terutama penilaian kaum pria…J Dan katahuilah kami bersikap seperti itu terhadap penampilan kami, karena kami cerdas. Karena kami perduli terhadap diri kami, berpenampilan menarik supaya bisa menempatkan diri kami dimana saja dengan sempurna dan elegan….
Jadi…pria… bersyukurlah kalian karena kami menjadi cantik semata-mata untuk kalian…

Wanita dan tangisan
Air mata…
Air mata… dan
Air mata…

Lalu saya pun berfikir, senjata paling luar biasa yag dimiliki kami para wanita, terkadang malah membuat saya heran sendiri. Wanita terlalu berlebihan mengumbar air matanya, tapi ya itulah wanita dengan segala kelembutannya, ke sensitifannya dan bahkan karena alasan yang tidak jelas pun kita suka menangis…. Ouuuhhhh wanita “cengeng” is our middle name…
Please…”pria”ku jangan buat kami menangis….

Akhir dari pemikiran saya yang Cuma sebatas saja….
Ya dan ini hanya cerita dalam tulisan saya dengan pikiran yang sedikit kacau. Karena pada akhirnya, saya tetap cemas di umur saya yang sudah 26 tahun , status di KTP saya masih belum berubah juga….
Dan mungkin kalau ada seorang pria yang nantinya punya keberaniaan utk merubah status saya di KTP, dengan sangat senang hati saya lebih memilih waktu 24 jam membesarkan anaknya tanpa terlewat 1 detikpun … ☺ …I LOVE YOU calon suami…
Dan saya akan tetap berusaha menjadi cantik untuknya, walau mungkin tidak secara fisik, minimal hati saya bisa menjadi cantik di matanya…
Asalkan kau tidak membuat saya menangis…..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s