#day17: Satu Setengah Paket untukMu..

Dear Tuhan…

Sebelumnya, saya mohon maaf karena sudah lancang mengirimkan Tuhan surat. Bukannya saya tidak sopan atau apa karena meragukan kuasaMu bahkan daya ingatMu akan doa-doaku selama ini. Tapi untuk yang kali ini aku hanya ingin mengirimi Mu surat karena ada paket yang harus aku kembalikan juga kepadaMu. Satu setengah paket tepatnya.

Paket pertama, kukirimkan kembali RASA CEMBURU yang sempat Kau pinjamkan kepadaku. Entah aku tidak tahu maksud dari Kau meminjamkan rasa itu padaku. Tapi aku belum bisa menggunakan rasa itu dengan bijaksana Tuhan, aku malah berlebihan menggunakan rasa itu. Akhirnya aku malah jadi kacau sendiri karena tidak mengerti bagaimana cara menggunakannya. Mungkin karena aku tidak tepat sasaran juga mengekspresikan rasa cemburu itu. Aku salah sasaran Tuhan….. Jadinya aku tersiksa sendiri dengan rasa cemburu itu, ah dan aku mulai lelah. Maka dari itu, izinkan aku mengembalikan rasa cemburu yang sudah Kau pinjamkan kepaku. Kalaupun waktu itu kau memberikannya kepadaku, terimakasih aku ucapkan atas kebaikan hati-Mu yang sudah percaya padaku menjaga rasa itu. Tapi jujur aku belum sanggup menyimpannya. Kalau iya kau memberikannya padaku, kutitipkan dulu kepadaMu Tuhan, sampai hari dimana ada yang menagih kembali Rasa Cemburuku.

Paket yang kedua, kukembalikan setengah RASA RINDU yang pernah Kau berikan untukku. Maaf aku hanya mengembalikannya setengah, karena yang setengah lagi sudah aku berikan untuk pria tanpa H ku, dan dia tidak pernah mengembalikkannya lagi padaku. Nanti aku akan paksa dia mengembalikkannya, tak apa walaupun sudah rusak, akan kuperbaiki sendiri dan kukembalikkan padaMu Tuhan. Maaf…lagi-lagi aku mengekspresikan pada orang yang salah Tuhan. Salah atau kurang tepat, tetap saja aku terlalu berlebihan menggunakannya. Terimakasih Kau sudah berbaik hati Tuhan memberikan rasa rindu tak bertepi ini. Tapi aku tetap harus mengembalikkannya padaMu, sampai aku memintanya kembali dariMu ketika hari dimana ada yang meminta kembali rinduku.

Tuhan…pencipta RASA CEMBURU dan RASA RINDU, terimakasih sudah mencipta rasa yang luar biasa membuatku bahagia dan menangis dalam waktu yang bersamaan, yang membuat aku menjadi tahu rasanya terbang dan jatuh. Kukembalikkan, kutitipkan sementara kedua rasa itu kepadaMu dengan Cinta yang tak kalah luar biasa..

Jangan marah Tuhan,,rasa cintaku padaMu tak akan melebihi rasa cemburu dan rinduku padanya….

Pelukciumku,
(Dalam sujud)

-niya-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s