#day 26,27,28,29 dan Last Day….: Suratku Berakhir….(I Love You)

Kepada Surat Terakhir
Kepada…

Akhirnya kuputuskan untuk membuat surat ini. Di hari ke 30 yang seharusnya menjadi hari terakhir, jika aku tak putus menulis surat. Tak terlintas sedikitpun untuk mengakhiri 5 surat terakhirku dalam satu surat. Banyak alasan bukan untuk berhenti? Dan aku akan bercerita satu per satu tentang alasan itu kepadamu ‘surat terakhir’. Dan ini akan menjadi suratku yang paling panjang.

Penerima suratku sudah habis dimakan waktu. Sebenarnya mungkin bisa saja aku kirimkan surat cinta pada siapapun tak terbatas waktu dan dimensi. Tapi aku tidak melakukan itu. Aku butuh ratusan bahkan ribuan kata untuk menulis racauan dan cerita. Dan aku masih belajar dalam hal itu.
Ya…inspirasi, terkadang inspirasi itu datang dengan sendirinya tanpa diundang. Dengan tiba-tiba mereka bisa menari dan menyanyi didalam otak. Menggentayangi pikiranku, sampai akupun tak tega untuk mengabaikannya. Aku pun tak punya kehendak dan kuasa untuk tidak mengizinkannya datang.

Dua puluh lima hari terakhir, aku berhasil menulis surat dengan konsitensi. Walaupun aku mengesampingkan tugas menulisku yang lain. Menulis artikel lain di media yang lain. Dan lebih parahnya aku menulis seperti ‘kesetanan’ dan mengabaikan perasaan orang lain yang mungkin bisa menjadi singgungan buatnya.

Ini suratku yang terakhir yang kubuat…

#day26..
Kukirimkan surat ini untukmu Fabriella Veronica. Dua tahun waktu yang singkat sekali untuk menjadikan aku dan kamu seperti sekarang. Menggila bersama yang paling aku cintai dari kita. Mencoba bisnis baru yang mendekatkan emosional kita. ‘Hedon’ bersama.. Banyak hal yang aku dapat darimu hey wanita dengan seribu cerita. Awal April nanti tepat 3 tahun aku mengenalmu, tapi ikatan rasa kita aku yakin lebih dari angka itu…. :-p GR sekali aku. Tapi aku yakin kita akan seperti ini untuk selamanya, menua bersama-sama. Menjadi wanita baja yang keren itu yang selalu kita mimpikan bersama. Dan itu nanti bukan cuma hanya menjadi mimpi. Surat ini seharusnya bisa menjadi panjang dan utuh kalau aku mengiriminya lebih awal sebelum hari ke 25, tapi aku yakin kamu cukup tau betapa aku sayang sekali dengan kamu Ibu Iba…. *Hugs

****

#day27..
Aku lipat kertas ini kujadikan pesawat terbang, kucari arah datangnya angin lalu keterbangkan pesawat kertas ini untuk WALNOET….sempat ingin menghapus bulan kita November dalam kalender hidupku, tapi kalian lebih mendominasi tetap hadir dalam hidupku. Satu hari dalam bulan kita bisa aku simpan dalam kotak besar berwarna ungu dipojokan hatiku. Sepuluh tahun menjadi bagian dalam tubuh kalian itu adalah semacam anugerah dalam hidupku. Pasang surut emotional aku dengan kalian semua pun menjadi dinamika yang tak kalah menarik. Jatuh cinta dengan apa yang kita miliki, yang tak mereka mereka miliki. Walaupun, jauh sebelum hari ini dan tahun ke sepuluh kita rasa antara aku, kalian dan kita walnoet mulai tergantikan dengan prioritas lain dalam hidup kita. Ya… Dan kita memang harus lebih realistis, prioritas kita pun beda dengan kita yang dulu lebih antusias akan apa yang menjadi milik kita. Aku hanya ingin menyampaikan apa yang aku rasa pada kalian pada kita Walnoet, tidak pernah merasa ‘cupu’ dengan berteriak Aku Cinta Kalian, Aku Cinta Walnoet, Aku Cinta Kita….

****

#day28..
Sebenarnya, aku tak perlu mengirimkan surat ini untuk kalian. Karena aku sudah membuat 1 kategori dalam blogku tentang kalian walaupun baru sampai #part2… Sawarna itu aku, dan kalian.. 3 wanita yang semula membuatku takut. Evi Selviana, Fitri Hykmi dan Irma Anggarini, sudah membuat kehidupan kerjaku penuh dengan kejutan dan dinamika. Mengikuti segala tren yang ada di tempat kerja, tren bulutangkis, tren aerobik, tren karoke sampai tren Vampire Cullen. Yang paling hebat adalah tren bisnis kita yang mendulang sukses ‘Parsel’, dan terbentuklah kita SAWARNA…. Memiliki kalian dalam kehidupanku mungkin suatu kebetulan karena kita ada di atap yang sama dalam mencari sebongkah berlian. Tapi entah kita disatukan oleh apa yang membuat kita menguatkan satu sama lain, ah..aku ingin menangis kalau ingat itu. Terlebih lagi saat satu dari kita pergi untuk mengejar masa depannya diakhir tahun 2010 ke negeri kanguru.. Irma a.k.a Nye2, kita sempat satu minggu lebih berada dalam titik kejenuhan, tapi aku yakin kita cuma terpisah jarak bukan hati dan kamu bahagia disaana kan?..ah kenapa aku tidak bisa menemanimu disana. Tapi doaku, doa kita bertiga pasti selalu mengiringimu sayang.. #damn aku harus bilang aku sayang kaliannnnnn… ☺

****

#day29..
Yeah…ini surat buat anda tuan Andriansyah Ahdaka, maaf tidak bisa memberi lapak terakhir dihari ke 30. Karena sudah dibooking untuk menutup #30harimenulissuratcinta ini menjadi satu cerita yang utuh. Semoga tidak keberatan menempati hari 29. Setidaknya saya menjawab tantangan anda tuan..heu. Berapa tahun kita kenal, coba saya ingat…mmmmm, 2 tahunan lebih ya..luar biasa tuan pemberi motivasi. Kapan kita menulis cerita estafet lagi. Itu luar biasa, menekan egoisme penulis itu kan susah, tapi kita berhasil tuan.. #givemefive… Senang bisa mengenalmu tuan motivator, satu yang ingin saya ucapkan terimakasih sudah menjadi cermin pertama dalam hidup saya. Terimakasih pernah menemani obrolan panjang dini hari, memenuhi kertas kosong yang saya punya. Satu lagi terimakasih sudah menuliskan nama saya di buku skripsi anda di halaman ucapan terimakasih… Hihihihi GR.. Boleh diulang ucapannya apa tuan?? 😉 terimakasih dan saya tersanjung, anda mengingat saya diakhir-akhir perjuangan anda mendapatkan gelar bergengsi itu. Berharap masih menyisakan ruang juga nanti untuk nama saya di Thesis S2 nya ya… Amiinn… Terus balajar ya tuan, cari istri biar ada yang ngurus juga… ☺ #wink

****

#day30..
Akhirnya berakhir di hari ke-30, ini kembali untuk kamu ‘Pria yang sempat aku cintai diam-diam’. Yang aku jadikan surat pertama untukmu di #30harimenulissuratcinta. Menulis surat untukmu menjadi dilema buat aku pribadi. Aku tidak perlu menyebutkan namamu disurat terakhirku ini. Kamu cukup punya hati untuk tahu siapa yang aku maksud didalam surat ini. Hanya ingin berujar Terimakasih sudah menjadi inspirasi ku dalam menulis, walaupun semua tulisan yang kutulis penuh luka. Tapi itu adalah kejujuran hati tentang apa yang aku rasa saat itu. Aku tidak ingin membohongi apa yang ku rasa. Aku akan bilang marah kalau aku merasa marah, aku akan bilang cemburu jika aku cemburu, aku akan bilang rindu karena aku memang rindu. Dan tulisanku tidak boleh juga berbohong denganku saat aku membacanya kembali suatu hari nanti. Kamu tidak lagi menjadi pria yang ku cinta diam-diam, tak mengapa bagiku dan aku tidak menyesal dengan apa yang aku rasa. Aku hanya menyesal aku dan kamu sekarang. Kamu cukup tahu juga aku dan kamu sekarang seperti apa.. Aku hanya ingin mengambil kembali semua rindu yang sempat aku kirimkan untukmu, karena aku harus mengembalikannya pada pemilik rindu. Aku tidak boleh menangis lagi bukan, karena itu temui aku dan selesaikan!!! Satu lagi yang tak boleh aku lewat sampaikan disuratku yang terakhir untukmu… Ingat!! Cukup ingat aku!! Aku Cinta, masih dan selalu Cinta….

*****

Akupun mengakhiri suratku dihari 30. Hari berakhirnya suratku. Menyenangkan mengisi hariku dengan menulis…

Penuh Cinta… (I love you) more and more

-niya nihe jothi-

picture: A Letter by Alephunky on DeviantART

Iklan

5 thoughts on “#day 26,27,28,29 dan Last Day….: Suratku Berakhir….(I Love You)

  1. Ping-balik: Tweets that mention #day 26,27,28,29 dan Last Day….: Suratku Berakhir….(I Love You) « Ruang Celoteh Pecinta Jendela -- Topsy.com

  2. with this id you should now who i am..

    baru bisa meninggalkan pesan sekarang..
    so sory… *lagi sibuk baca ebook komik dari kemaren* hahhaha

    seperti nya aku tau siapa yang dimaksud di surat ke 30 😀 …

    • Yeahh… Kamu org yang aku tunggu2 utk mengomentari tulisan2 ku… Hihiihih

      Skripsi….skripsi….selesaaikan biar cepat dilamar… Aseiikkkk… Huhuy… (Amiinn..)

      #day30: aahh utk sp emang, #pura2bego.. Bahkan aku saja tidak tahu itu utk sp… :p

      Wahh.. Maaf ya darl, belum ada surat cinta untukmu dari aku… Hihihihii (poho)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s