Tua Tak Bertuan

Aku yang tak lagi rupawan
Dalam lukisan tak berwarna dan kusam
Terlupa, terabaikan
Dan terkucilkan

Wajahku dulu tak seburuk ini
Mencintaiku dari dalam dan luar
Kuberikan keindahan alam terbuka
Kuberikan mata dunia untukmu melihat lepas

Fajar senja akan indah dari sini
Jingga keduanya menjelma senyum
Melontar sapa dan tegur
Pada nyanyian pagi
Pada kidung malam

Aku yang tak lagi dicinta dari dalam
Hanya terkapar
Dilirik tak lagi dijamah
Dibidik hanya untuk dicinta kehancurannya

Aku hanyalah Jendela
Menua dan menangis..
(tak lagi bertuan)

*****

#picture: Jendela Tua by muhrez

Iklan

4 thoughts on “Tua Tak Bertuan

    • Achieeeeddd… Pelukkkk, akhirnya mampir juga lu kemari,, sering2 ya kesini seblum gue jadi penulis beneran yg sibuk… Ahahhaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s