VERSUS

****

“Ayo cepat…”, hati berujar padaku kembali.
“Untuk apa tergesa-gesa kalau hasilnya saya sudah tau akan seperti apa..”, aku berbisik pelan pada hati.

****

Ah, aku sudah mulai jenuh dengan dilema yang ada diantara aku dengannya. Aku hanya sekumpulan realita yang cukup aku jalani setiap jamnya, menitnya bahkan detiknya. Setiap tarikan nafasku adalah takdirku. Aku yang tidak bisa bersahabat dengan dia lagi. Dia sudah menginvasi penuh seluruh bagian dirinya dengan rasa yang tak pernah bisa aku mengerti.

CINTA, bahkan apa itu aku tidak pernah tahu. Dia sendiri tidak pernah bisa mendeskripsikannya dengan baik kepadaku.
Ayolah.. Jelaskan dengan talar logika, agar aku tidak ragu lagi dengan dilema. Buat aku netral.

Dia menjadi pilu, menjadi bahagia, menjadi hancur, menjadi terpuruk, menjadi hitam, menjadi putih… Benci terkadang disapu rindu, dibuai bahagia yang penuh semu. Dan aku bertanya lagi, apa dan siapa yang sudah menyerangnya. Logikaku tak pernah dia hiraukan lagi. Sekarang dia sakit, sekarat membisu tak bernadi. Lusuh dipojokan atap kami bernaung.

Aku hanya otak baginya.
Dan dia adalah hati yang berkuasa.
Aku lemah dalam dirinya
Padahal aku berpikir dia yang lemah
Aku tak tahu apa-apa baginya
Padahal aku lah yang mengendalikan hidupnya.

****

“Aku, muak dengan kamu yang selalu mengatur mauku..”, hati berteriak kepadaku.
“Terserah maumu, akupun sudah muak kepadamu yang tidak bisa berpikir logis..”, aku menimpali teriakannya.

****

Siramlah dirimu dengan air cuka terus menerus, koyaklah lukamu hingga kedalam. Sampai kau menjadi kebal. Sampai akhirnya kau mengerti bahwa kau tidak layak utuk tersakiti, bahwa kau adalah kau yang layak untuk kembali merengkuh bahagia bukan dengan air mata darah yang membeku pelan.

Aku pikiran yang merindukan hatiku untuk bersama lagi. Berbagi kisah dalam Ruang Dialog Monolog Prolog…

Aku Otak
Kau Hati
Kita Satu..

Iklan

2 thoughts on “VERSUS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s