PUISI HUJAN


Hujannya teriak seperti marah
Rindunya tak pernah berbalas

Hujan itu genit terkadang
Muncul tiba-tiba pakai baju berpita
Berpita renda

Tidak mau kalah dengan payung yang ku punya
Hujan memakai kaos kaki polkadot warna-warni

Sore itu hujan lagi kurang enak badan
Dia menggigil masuk angin
Karena bergadang kemarin malam

Hujan.. Hujan… Aku memanggil
Sini masuk kedalam dompetku
Kasihan orang-orang ingin membeli gorengan di kaki lima

Kasihan hujan.. Aku lupa dia tuli
Karena sedang asyik bermain petak umpet

Ditempatku hujan sudah berhenti menangis
Akhirnya dia terbiasa rindu yang dibawanya
Kandas tak berbalas

Kuberlari mengejarnya
Huh.. Percuma di sudah kabur ke tempatmu
Untuk mengecup malam tidurmu.

Hujan.. Jangan galak padanya.. 🙂

Iklan

4 thoughts on “PUISI HUJAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s