Hari Pertama bersama Perempuan Pembawa Berkah

#Day7

Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah.. Sudah hari ke-7 Ramadhan, akhirnya saya pun diberi kesempatan oleh Alloh bergabung menjalankan ibadah shaum Ramadhan hari ke-1 saya setelah seminggu berselang Ramadhan datang.

Saur pertama dan buka pertama bersama keluarga tersayang (ibu dan bapak) di “Negeri Peri Angin”,, nikmat yang luar biasa, masih diberi sehat buat bisa menjalankan ibadah bersama. Walau dengan segala keprihatinan.. πŸ™‚ #Alhamdulillah

*****

Selama di Negeri peri angin ini, saya baru menyadari beberapa hal mengenai negeri ini. Hemmm, ternyata negeri ini agak ketinggalan siaran televisi, untuk dapat semua saluran tivi nasional kita harus pasang parabola atau antena digital.. Nah karena kebetulan keluarga saya penduduk baru, belum begitu paham soal “antena digital” yang tetangga pasang.. Akhirnya dirumah saya hanya ketangkep 2 TV nasional doank.. Si Surya dan Si Ikan terbang πŸ™‚

Ada satu sinetron yang saya tonton nih beberapa hari saya di Negeri Peri ini.. Di saluran tivinya si Surya.. Judulnya Perempuan Pembawa Berkah.. #terpaksa karena tidak ada pilihan lagi. Tema dalam sinteron ini agak sedikit membuat rasa penasaran saya. Tokoh wanita utama disana berstatus sebagai Sayyidah Adat..

Sayyidah adat, di sinetron itu digambarkan bahwa wanita yang sudah bersumpah menjadi sayyidah adat tidak boleh memiliki perasaan cinta kepada lawan jenis… Hemmm semakin lah rasa penasaran saya memuncak.. Apa sebenarnya Sayyidah Adat itu? Karena jujur saya baru mendengarnya dari sinetron tsb.

*****

browsing lah saya…

Tidak banyak yang saya dapat mengenai penjelasan tentang Sayyidah Adat.. Hanya cuplikan dari sinetron yang menganggkat cerita itu. Sayyidah Adat adalah perempuan yang berjuang untuk adat yang dianut disuatu daerah tempat mereka bermukim. Sebagai Sayyidah Adat memang dilarang untuk menikah, mereka disumpah hidup hanya untuk mengurus keluarga dan mengurus harta keluarga.

Jika, memang benar adat seperti ini masih ada. Sungguh tragis sekali wanita yang terpilih menjadi Sayyidah Adat. Pilihan hidup yang berat mungkin yang harus di jalani. Karena tanggung jawabnya yang sangat besar terhadap keluarga. Dengan ikhlas, ridho untuk menetapkan hati melepaskan hasratnya mencintai. 😦

Masih ingin tahu lebih banyak lagi tentang Sayyidah Adat ini.. Boleh share! Atau mungkin berbagi sumber dan link!!

Terimakasih πŸ™‚

Iklan

2 thoughts on “Hari Pertama bersama Perempuan Pembawa Berkah

  1. Maaf ya untuk berpendapat di blog ini….sebenernya saya juga sedang mencari jawaban atas rasa penasaran saya akan ” Sayyidah adat ” ini…..apakah bener ada di agama muslim kita hal yg seperti ini…??? Apa maksudnya dan ada dimana?? ternyata ada seorang teman seperti anda yg juga sedang mencari jawaban hal ini….apakah mungkin “Sayyidah adat” yg kita tanyakan enggak sama saja seperti Pastur atau Suster….di kristen?? Masa sih??

    • Terimakasih sudah memberi koment, itu justru saya juga masih penasaran dengan hal ini apakah ada di ajaran islam.. Sekilas sih terlihat seperti “pastur”, “suster/biarawati”, tpi ya itu justru, saya sudah googling pun tidak dapat info yang pasti ttg pengertian dari sayyidah adat ini.. πŸ™‚ #penasaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s