Aku Bercermin saat Aku Marah

Kepalaku terbang terputus dari tubuhku seketika saat adrenalinku diguncang amarah.
Aku marah, mataku merah, bibirku bergetar, lalu aku lari kepojokan kamar menangis sendirian

Ini aku …


Ketika aku marah, percayalah…
Aku bisa berubah menjadi raksasa
Seperti HULK? Mungkin lebih hebat dan kuat dari dia..

Ketika aku marah, percayalah
Kalian akan melihat api dibelakang tubuhku
Tidak membakar kulit kalian
Tapi membakar jiwa kalian

Ketika aku marah,,
Aku akan menulis dan mencemarkan nama baik kalian
Memang kalian punya nama baik?
Bahkan saya pun meragu akan itu

Ketika aku marah,,
Aku adalah banteng betina
Yang tidak buta warna
Juga tidak buta aksara

Jangan buat aku marah
Jika kalian masih ingin hidup tenang

*****

Aku bercermin dalam gelap, kutemukan bayang lain didalamnya. Lalu berkata bayang didalamnya..

Hey aku pendendammu,,,Decay Si Kupu-kupu Gila

    Berkali-kali kukatakan tentang bahaya emosi, tak peduli histeria atau bahkan mitologi cinta.. Jantung hati yang tak berfungsi tak usahlah ditangisi, bukankah diciptakan benak di posisi yang lebih tinggi..? Entahlah, nampaknya dunia memang tak pernah sependapat denganku, ketika hal-hal berwarna emosi merajai hari ini..

    Musik emosional manjadi trend seperti disko pada masa John Trovolta sakit demam di malam Minggu dulu, menjalar menjadi fashion dan lifestyle..

    Atau mahalnya mengasah kecerdasan emosional, tak membuat industri itu sepi konsumen.. Orang kini membayar sejumlah uang ketika ingin atau bahkan hanya merasa harus menangis.. Separah itukah? Tak usahlah juga diambil pusing..

    Marah itu emosional, padahal itu bakat manusia internasional.. Marah itu merah, marah itu alamiah..

    Ketahuilah, sesosok dewa pendendam kini sedang belajar menguasai rasa marah, beliau membalas semua tanpa emosi.. Betapa kerennya ketika semua hal bisa terbalas berkali lipat tanpa harus melibatkan fungsi hati..

    Hey, mengerti kan? Apa yang membuat kamu merasa harus marah? Kirim dari dada ke kepala, mudah dan tanpa perlu pulsa..

    Tersenyumlah.. Apapun itu..

*****

Kunyalakan satu lilin untuk menerangi pantulanku didalam cermin itu. Bayang lain yang aku lihat didalamnya..Hey dia menyapaku dalam gelak tawa,,

Sebut saja namaku Kuya bubuhkan ninja dibelakangnya…

    ketika aku marah, 
    maka tidak akan kau lihat aku..
    aku bagai sebuah hantu penasaran
    tak terlihat tapi merusak..

    ketika aku marah,
    jangan pernah terpikir untuk buka jejaring social
    jangan pernah…
    semua timeline akan ikut marah…

dia tertawa terbahak menghilang karena mengantuk…

*****

Lampu kamarku tetiba terang oleh cahaya, muncul lah bayang lain dari dalam cermin kamarku

Aku Fiba, wanita 1001 cerita 😉

    Marah kadang salah arah, marah kadang salah tempat
    Acapkali marah ada karena marah harus ada daripada kena marah
    Kadang marah aku tunggu, kadang marah aku musuhi
    Seringnya marah aku takuti
    Aku senyum saat marah berarti peduli
    Aku menangis saat marah mengiris hati
    Aku takut saat marah mungkin tak kembali
    bersedih saat marah berarti kecewa
    Tertawa saat marah itu harga diri
    Marah itu berbagai rupa, tidak selalu di takuti, tidak selalu menyayat hati
    Marah dinanti, lalu membuat lega hati dan senyum di muka..
    Heey!! Mungkin itu yang mereka bilang, semua yg diciptakanNYA selalu baik 🙂

    ‎​♥ Tidak melulu yg jelek itu buruk, tidak selalu yg baik itu Indah ‎​♥

*****

Akhirnya marah ku sirna oleh kantukku
Terbangun di pagi buta,,

Ah mataku sembab dibuatnya
Bertanya aku?

Sebenarnya aku marah apa aku menangis?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s