Bagaimana kabarmu?

image

Tik
Tok
Tik
Tok


Ini hanya waktu
Yang akhirnya menjawab
Siapa kita di dalam kita
Dan semoga aku tidak salah
Kalaupun salah
Aku meyakini ini hanya sebuah akhir manis
Dari apa yang pernah tertulis..

Bahagia selalu wahai yang memiliki walnoet!!
bukan lagi angka namun hanya setumpuk mimpi yang tak lagi nyata..
Dimanapun lilinnya menyala
Disanalah sisa detak berada
Walau koma bahkan hingga kelak tak bernyawa…
Terimakasih sudah mengukir waktu bersama…

******

Teruntuk:
PANJI, ROHMAT, IRVAN, ANDIKA, BUANA, REZA, DANY, SIGIT, FIKRI, FAJAR, ASTRID, EMMA, FATIMAH, DAN MEREKA YANG SUSAH KUINGAT 😥

Menapaki sepi

image

Aku kini terdiam
Membungkam masa hingga terlupa
Menapaki sepi di bangunan ini
Candi tak memberi isyarat
Bisu dimakan waktu
Ketika jejakmu tak lagi nyata
Maka kumenutup mata
Membawa terbang cerita yang tak pernah terjawab hingga akhir….

Dan aku berdiri disini
Menapaki sepi…

*****

Borobudur, Magelang 6 Oktober 2012

Peluru Kalap

Ini aku yang terpisah dari selongsongku
Kembali menyebar teror

Aku terhempas seketika
Dengan mata jauh aku menembus tulang
Menjadi panas
Mengikis habis rongga dada dan paru
Hingga aku bersarang disana

Ini aku yang terpisah dari selongsongku
Kembali menyebar teror

Aku yang dibuat tajam
Hanya untuk 12 Mei 1998
Meluluhlantahkan barisan
Membungkam umpatan
Menyumpal mulut demonstran

Ini aku yang terpisah dari selongsongku
Kembali menyebar teror

Hingga aku menjadi secuil saksi bisu
Yang tak bisa berkata
Siapa yang mengirimku
Menjadi peluru kalap
Membabi buta
Membinasakan mereka yang bereformasi

Ya dan…
Ini hanya aku yang terpisah dari selongsongku
Menyebar teror berkali-kali

****

Pahlawan Reformasi
-Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hertanto, Hermawan Sie-

Inilah Indonesia yang telah ber-“reformasi”

Transformasi

Bila saja aku bak Laplace
Menyederhanakan sulit
Memudahkan susah
Memecah sistem akan fungsi matematika
Bahkan fisika atau mekanika

Bergelung dengan segala kemungkinan
Menganalisa cara pandang akan domain waktu
Memecah hening fungsi kompleksitas
Menciptakan harmonisasi
Atas diferensiasi juga integrasi

Namun, Aku hanya rangkaian
Ya, aku hanya rangkaian penciptaan
Atas kendali yang kuciptakan
Kuciptakan tak karuan
Penuh tentangan akan alter hidupku

Bila saja aku bak Laplace
Ku analisa segala waktu hidupku
Kusederhanakan sistem kerumitanku
Menjadi polinomial
Menjadi sederhana
Hingga akhir kutemui

Namun, aku hanya aku
Bertransformasi akan diriku pun tak kuasa
Hanya bisa melihat dari balik tembok putih..
Melihat mereka bertepuk tangan
Akan akhir binasaku
Ya, karena Laplace bukanlah aku

Aku GeLapmu

Jika langit senja pun tak bisa kugapai, izinkan aku menerangi jalan di gelap malammu..

Jika terangku tak cukup untukmu, izinkan aku menyanyikan puisi pengantar tidurmu..

Di dalam mimpi malammu..
Dalam jengkal doa dan untai tasbih..

Ini aku senja yang dibunuh malam
Datang dalam bayang di kegelapan
Jangan pernah nyalakan lampu..

*****

*pic by me

Korek Api

Lagi..
Menyulut mata sendiri
Membuat panas ujungnya
Membiarkan bulirnya menetes
Pelan.. Pelan.. Pelan

Hatinya
Belum cukup kuat
Meraba kembali
Braille yang terukir rapih
Di atas daun sepatu

Lepas
Iya lepaskan semuanya
Hancurkan pegangannya
Patahkan tiangnya
Jangan mengiba padanya
Ingat dia tidak cukup hebat

Lempar
Semua korek api
Dalam sakumu!!
Berikan tepat diwajahnya
Dan beri tahu
Bagaimana caranya
Membuat hidup orang lain terang
Bukan dengan terbirit kocar kacir
Tapi,,
diam ditempat
Dan berfikir untuk berujar
M.A.A.F

******

untuk semua maaf yang tak terucap